Panduan

Berapa dosis pupuk sawit per pohon?

Diperbarui 29 Oktober 2026. Angka harga dan biaya diberi tanggal sumbernya. Juga tersedia dalam bahasa Inggris.

Jawaban singkat: sawit muda diberi pupuk sedikit demi sedikit setiap tiga sampai empat bulan, totalnya sekitar 2,7 kg urea, 1,8 kg fosfat, 4,2 kg MOP dan 2,1 kg kieserit per pohon selama 32 bulan pertama di lapangan. Sawit yang sudah menghasilkan butuh sekitar 5 sampai 11 kg pupuk per pohon per tahun, paling banyak pada umur tengah, dibagi dua atau tiga kali aplikasi.

Angka di bawah adalah standar umum dari Pedoman Budidaya Kelapa Sawit yang Baik (Permentan 131/2013), yang mengambil tabel Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS). Angka ini titik awal. Pedoman itu sendiri menyebut dosis tanaman menghasilkan perlu disesuaikan dengan kondisi tanah dan analisis daun.

Bulan 0 sampai 32: tanaman belum menghasilkan

Dosis pupuk TBM belum memakai hasil analisis daun, tetapi mengikuti bagan pemupukan. Untuk tanah mineral, bagan dimulai dengan 500 g fosfat alam di lubang tanam, lalu pemupukan pada bulan ke-3, 6, 9 dan 12 setelah tanam, kemudian setiap empat bulan. Dosis dalam gram per pohon per aplikasi, bulan dihitung setelah tanam.

Bulan Urea TSP MOP Kieserit
3 100 100 100 50
6 200 100 200 100
9 200 200 350 150
12 300 200 450 200
16 300 200 500 250
20 300 200 600 300
24 350 200 600 300
28 400 300 650 350
32 550 300 700 400

MOP naik paling cepat: dari 100 g menjadi 700 g per aplikasi. Selama masa TBM jumlahnya 2.700 g urea, 1.800 g TSP, 4.150 g MOP dan 2.100 g kieserit per pohon. Lahan gambut punya bagan sendiri, dengan fosfat alam sebagai pengganti TSP, ditambah dolomit dan unsur mikro.

Umur 3 sampai 25 tahun: tanaman menghasilkan

Setelah sawit berbuah, sekitar umur 30 bulan, dosis ditetapkan per tahun. BRMP Bangka Belitung, Kementerian Pertanian, memberi standar berikut untuk TM di tanah mineral, dalam kilogram per pohon per tahun, mengacu pada pedoman yang sama:

Umur Urea SP-36 MOP Kieserit
3 sampai 8 2,00 1,50 1,50 1,00
9 sampai 13 2,50 2,25 2,25 1,50
14 sampai 20 2,50 2,00 2,00 1,50
21 sampai 25 1,75 1,25 1,25 1,00

Dosis naik menuju umur produktif terbaik, dari sekitar 6 kg per tahun menjadi 8,5 kg pada umur 9 sampai 13, lalu turun ketika produksi menurun menjelang peremajaan. PPKS memberi total yang lebih tinggi dalam penjelasan tahun 2025 yang dikutip Elaeis Media: sekitar 8,85 kg per tahun pada umur 3 sampai 4, 11,10 kg pada umur 9 sampai 15, dan 8,83 kg setelah umur 20 di tanah mineral, serta sekitar 9,76, 12,38 dan 10 sampai 11 kg di gambut. Kedua angka berbeda jenis pupuk dan tahunnya. Polanya sama: kebutuhan terbesar ada di umur tengah.

Kapan dan bagaimana memupuk

  • Pupuk saat curah hujan 100 sampai 200 mm per bulan. Hujan yang lebih deras menghanyutkan pupuk sebelum terserap akar.
  • Tabur merata di piringan, sampai jarak 1,5 meter dari pangkal batang.
  • Dua atau tiga kali setahun. Urea dan MOP yang sebaiknya dibagi tiga, karena mudah larut dan tercuci.
  • Selesaikan satu putaran dalam dua bulan, dan beri pupuk satu per satu, tidak dicampur. Urutan dalam pedoman: SP-36, urea, kieserit, lalu MOP.

Pupuk adalah biaya terbesar dalam merawat kebun: pedoman menyebutnya sekitar 40 sampai 50 persen dari seluruh biaya pemeliharaan. Karena itu pupuk yang pertama dipangkas saat dana seret, dan pupuk yang terbuang karena cuaca salah terasa mahal.

Yang sering ditanyakan

Berapa dosis urea untuk satu pohon sawit?
Menurut bagan standar, 100 g per aplikasi pada bulan ketiga, naik sampai 550 g pada bulan ke-32. Sawit menghasilkan di tanah mineral butuh 1,75 sampai 2,5 kg per tahun tergantung umurnya.
Berapa kali sawit dipupuk dalam setahun?
TBM setiap tiga sampai empat bulan mengikuti bagan di atas. TM dua atau tiga kali setahun, saat hujan sedang.
Bolehkah memakai pupuk majemuk NPK?
Bagan pemerintah ditulis untuk pupuk tunggal. Pupuk majemuk bisa menggantikan bila memberi nitrogen, fosfor, kalium dan magnesium yang setara, jadi bandingkan labelnya dengan bagan sebelum beralih.
Apakah dosis di lahan gambut sama?
Tidak. Gambut punya bagan TBM dan TM sendiri, dengan MOP lebih banyak, dolomit dan unsur mikro. PPKS menyebut sawit menghasilkan di gambut butuh sekitar 10 sampai 12 kg per tahun.

Di dalam game

Di Sawit Simulator satu karung pupuk untuk satu petak, satu hektar, dan membuka masa 90 hari: dekat dengan jeda tiga sampai empat bulan antarpemupukan di bagan sungguhan. Selama masa itu, sawit yang sedang tumbuh tumbuh hingga seperlima lebih cepat, dan sawit yang berbuah menghasilkan tandan seperempat lebih banyak. Tandan tambahan hanya dihitung kalau dipanen.

Banjir langsung menghanyutkan masa pupuk, versi game dari hujan deras yang membawa pupuk pergi. Sekarung pupuk Rp 1.250.000 sebelum gejolak harga, dan pekerja yang disewa akan memupuk petak yang sedang tumbuh. Memupuk semua petak setiap musim adalah kebiasaan yang diam-diam menguras kas.

Sumber

  1. Kementerian Pertanian, Lampiran Permentan No. 131/Permentan/OT.140/12/2013, Pedoman Budidaya Kelapa Sawit yang Baik, 31 Desember 2013 (bagan TBM, Tabel 15 dan 16; cara, waktu dan frekuensi pemupukan; pupuk 40 sampai 50 persen biaya pemeliharaan). https://peraturan.bpk.go.id/Download/152995/Lamp.%20Permentan%20Nomor%20131%20Tahun%202013.pdf
  2. Kementerian Pertanian, BRMP Bangka Belitung, Penerapan Standar Pemupukan Kelapa Sawit, 29 November 2023 (dosis TM di tanah mineral menurut umur). https://babel.brmp.pertanian.go.id/berita/penerapan-standar-pemupukan-kelapa-sawit-elaeis-guineensis-jacq
  3. Elaeis Media, Begini Cara Pemupukan Sawit TM yang Benar Versi PPKS, 21 Agustus 2025 (total pupuk per pohon per tahun versi PPKS, mineral dan gambut). https://www.elaeis.co/berita/baca/begini-cara-pemupukan-sawit-tm-yang-benar-versi-ppks

Baca juga